MENU
Setia dan Benar dalam Hal Mamon, Kunci Berkat Sejati di Akhir Zaman
WA FB
Religi

Setia dan Benar dalam Hal Mamon, Kunci Berkat Sejati di Akhir Zaman

T Editor : Tumpal Pandapotan | 08 Oct 2025 | 05:15 WIB
Setia dan Benar dalam Hal Mamon, Kunci Berkat Sejati di Akhir Zaman
Pastor Dion Ponomban.

Kesetiaan kecil akan membuka pintu untuk harta sejati, yaitu perkenanan dan kemuliaan Allah.

Pembacaan Firman: Hagai 1:5-11

Melalui nabi Hagai, Tuhan mengingatkan umat-Nya untuk memeriksa keadaan hati mereka. Mereka bekerja keras namun hasilnya sedikit, karena mereka sibuk membangun rumah sendiri tetapi melupakan Rumah Tuhan. Firman berkata dua kali, “Perhatikanlah keadaanmu!”

Tuhan ingin umat-Nya sadar bahwa berkat tidak akan mengalir jika hati mereka terikat pada mamon dan melupakan kepentingan Kerajaan Allah.

Pertanyaan Perenungan:

1. Mengapa Tuhan berulang kali berkata “perhatikan keadaanmu”?

2. Apa arti sebenarnya dari memperhatikan keadaan kita?

3. Seperti apakah kondisi umat Tuhan ketika mereka tidak benar dalam hal mamon?

4. Apa penyebab kerusakan hidup mereka?

5. Apa jalan keluar yang Tuhan ajarkan melalui Hagai 1:5-11?

6. Bagaimana kaitannya antara kesetiaan dalam mamon dan berkat rohani yang sejati?

Selamat bersaat teduh dan merenungkan kebenaran ini bersama keluarga rohani kita, Abba Home Family.

“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”

(Matius 6:33)

Mari kita belajar untuk setia dan benar dalam hal mamon, sebab kesetiaan kecil di mata manusia adalah kepercayaan besar di mata Tuhan. Saat kita menempatkan Tuhan di atas segalanya, berkat-Nya akan turun dalam segala aspek kehidupan kita. Haleluya! Tuhan Yesus memberkati. (A27)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.