MENU
Sidang Isbat Idulfitri 2026 Digelar 19 Maret, Ini Prediksi 1 Syawal 14...
WA FB
Nasional

Sidang Isbat Idulfitri 2026 Digelar 19 Maret, Ini Prediksi 1 Syawal 1447 H

J Editor : Jansen Siahaan | 04 Mar 2026 | 17:33 WIB
Sidang Isbat Idulfitri 2026 Digelar 19 Maret, Ini Prediksi 1 Syawal 1447 H
Ilustrasi Hari Raya Idulfitri. (envatobymelis82)

Jakarta, Sinata.id — Memasuki pertengahan Ramadan 2026, masyarakat mulai mempertanyakan kapan jatuhnya 1 Syawal atau Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Berdasarkan kalender Hijriah Kementerian Agama (Kemenag), 1 Syawal 1447 H diperkirakan jatuh pada Sabtu (21/3/2026). Meski demikian, pemerintah tetap akan menetapkan tanggal resmi Lebaran melalui sidang isbat.

Sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 H dijadwalkan berlangsung pada Kamis (19/3/2026), bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H. Agenda tersebut akan digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menyampaikan bahwa persiapan sidang isbat telah dilakukan sesuai prosedur, baik dari sisi substansi maupun dukungan teknis.

“Pelaksanaan sidang didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang diverifikasi serta melalui mekanisme yang terbuka kepada publik,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).

Ia menjelaskan, sidang isbat akan melibatkan berbagai unsur, seperti pakar astronomi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), planetarium, observatorium, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait lainnya.

Menurutnya, keterlibatan banyak pihak tersebut membuat keputusan sidang isbat memiliki legitimasi keagamaan yang kuat.

Sementara itu, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, menambahkan kesiapan teknis terus dimatangkan, termasuk koordinasi pemantauan rukyatulhilal di berbagai titik di Indonesia.

“Dari sisi teknis, kami telah menyiapkan dukungan sarana dan prasarana sidang, sistem pelaporan rukyat, serta koordinasi dengan titik-titik pemantauan hilal di seluruh Indonesia. Harapannya, proses sidang dapat berjalan tertib, akurat, dan informatif bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menunggu pengumuman resmi pemerintah setelah seluruh rangkaian sidang isbat selesai.

Sidang isbat akan diawali dengan seminar posisi hilal, dilanjutkan verifikasi laporan rukyatulhilal dari berbagai daerah, kemudian penetapan resmi 1 Syawal 1447 H oleh Menteri Agama.

Perbedaan Metode Penetapan

Idulfitri 2026 diperingati pada 1 Syawal 1447 Hijriah. Dalam penentuan awal bulan Syawal, pemerintah dan organisasi kemasyarakatan Islam menggunakan metode yang berbeda.

Muhammadiyah menggunakan metode hisab dengan Parameter Kalender Global (PKG). Berdasarkan perhitungan tersebut, Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.