Ia berharap SMPN 1 Tukka dapat menjadi contoh sekolah yang bersih, asri, dan berwawasan lingkungan di Kabupaten Tapteng.
Direktur Operasional KAL Recycle, Ranto Simanjuntak, mengatakan program Gerakan Sekolah Asri mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun siswa.
“Melalui KAL Smart Waste System, kami ingin mengajarkan bahwa sampah bukan sekadar dibuang, tetapi harus dipilah dan dikelola dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, siswa diajak belajar secara langsung mengolah sampah organik menjadi kompos, memahami nilai ekonomi sampah anorganik, serta mengurangi jumlah sampah residu.
“Kami berharap program ini berkembang menjadi gerakan bersama yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lain di Tapteng,” pungkasnya. (SN16)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.