Setahun kemudian, ia masuk ke industri pertambangan setelah bergabung dengan Xstrata Coal sebagai business development analyst sekaligus mining engineer hingga 2005.
Karier Luke semakin berkembang ketika bergabung dengan BHP Billiton. Di perusahaan tambang raksasa tersebut, ia meniti berbagai posisi strategis mulai dari mining engineer hingga manager production projects & prestrip pada 2014.
Selepas dari BHP Billiton, Luke melanjutkan karier di Vale. Di perusahaan itu, ia dipercaya menduduki sejumlah jabatan penting.
Pada periode 2019–2021, Luke menjabat sebagai global head of geology, mine engineering, geotechnical, tailings dams and technology. Kemudian pada 2022, ia dipercaya menjadi global head of technology & innovation.
Di periode yang sama, Luke juga menjabat sebagai chief technical officer dan technical director di Vale Base Metals hingga 2024.
Setelah itu, ia bergabung ke jajaran direksi PT Vale Indonesia Tbk sebagai chief strategy and technical officer.
Bergabung dengan Danantara Indonesia
Saat pemerintahan Presiden Prabowo membentuk Danantara sebagai superholding BUMN, Luke Thomas Mahony menjadi salah satu profesional yang direkrut untuk memperkuat organisasi tersebut.
Pada 2025, ia dipercaya menjabat sebagai SEVP Business Performance & Optimization Danantara Indonesia. Penunjukan tersebut menambah daftar panjang pengalamannya dalam mengelola sektor strategis berbasis sumber daya alam.
Kini, Luke memasuki babak baru dalam kariernya setelah ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumber Daya Indonesia, perusahaan yang dibentuk untuk mengelola kegiatan ekspor SDA nasional.
Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu
Sebelumnya, Prabowo mengumumkan kebijakan baru terkait ekspor komoditas sumber daya alam dalam pidatonya di hadapan anggota DPR RI, Rabu (20/5/2026).
Prabowo menyebut ekspor komoditas SDA nantinya akan dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah mulai 1 September 2026.
Tak lama setelah pengumuman tersebut, Danantara menggelar konferensi pers dan menjelaskan bahwa BUMN yang dimaksud adalah PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI).
Pembentukan PT DSI telah tercatat dalam dokumen Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum melalui Surat Keputusan Nomor AHU-0039765.AH.01.01 Tahun 2026 tertanggal 19 Mei 2026.
Dengan rekam jejak panjang di sektor pertambangan internasional, Luke kini menjadi salah satu figur yang mendapat perhatian dalam pengembangan sektor sumber daya alam Indonesia. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.