MENU
Stasiun KA Lima Puluh Modern, Kereta Eksekutif Diusulkan Berhenti
WA FB
Regional

Stasiun KA Lima Puluh Modern, Kereta Eksekutif Diusulkan Berhenti

J Editor : Jansen Siahaan | 11 Feb 2026 | 22:59 WIB
Stasiun KA Lima Puluh Modern, Kereta Eksekutif Diusulkan Berhenti
Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal saat berkunjung di Stasiun KA Lima Puluh. (istimewa)

Batu Bara, Sinata.id – Wajah baru Stasiun Kereta Api (KA) Lima Puluh, Kecamatan Lima Puluh, resmi diperkenalkan kepada publik.

Peresmian dilakukan oleh Wakil Bupati Batu Bara, Syafrizal, bersama Kepala Divisi Regional 1 PT KAI Sumatera Utara (Sumut), Sofan Hidayah, Rabu (11/2/2026).

Stasiun yang berada di ibu kota Kabupaten Batu Bara tersebut kini hadir dengan fasilitas yang lebih representatif dan nyaman bagi penumpang. Ruang tunggu telah dilengkapi pendingin udara, loket pelayanan diperbarui, serta sistem tiket ditata lebih tertib.

Pembenahan juga dilakukan pada sejumlah fasilitas penunjang. Toilet pria, wanita, dan difabel direnovasi agar lebih layak dan ramah pengguna. Mushola dipisahkan antara pria dan wanita.

Peron ditinggikan untuk memudahkan akses naik dan turun penumpang, serta dilengkapi overkaping sebagai pelindung dari panas dan hujan. Area parkir kini juga lebih tertata.

Kepala Divisi Regional 1 KAI Sumut, Sofan Hidayah, menyebut revitalisasi Stasiun KA Lima Puluh sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi yang merata dan berkeadilan.

“Lima Puluh merupakan ibu kota Kabupaten Batu Bara. Ke depan, stasiun ini direncanakan menjadi titik pemberhentian kereta api kelas eksekutif,” ujarnya.

Menurut Sofan, peningkatan fasilitas tersebut tidak hanya menyangkut aspek fisik bangunan, tetapi juga sebagai dukungan terhadap mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Wakil Bupati Syafrizal menilai perubahan yang terjadi sangat signifikan dibandingkan kondisi satu dekade lalu. Ia menyebut modernisasi stasiun sebagai bukti keseriusan pemerintah dan PT KAI dalam membenahi infrastruktur transportasi.

“Kami berharap kereta api kelas bisnis maupun eksekutif dapat segera berhenti di Stasiun KA Lima Puluh. Letaknya yang dekat dengan pusat pemerintahan menjadi nilai tambah dan diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat menggunakan layanan kelas tersebut,” kata Syafrizal.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Batu Bara, ia menyampaikan apresiasi kepada PT KAI (Persero) dan seluruh pihak yang terlibat sejak tahap perencanaan hingga pembangunan selesai.

Acara peresmian turut dihadiri jajaran manajemen Divre 1 KAI Sumut, Quality Controller Operasi 1 Rantau Prapat Zefrie Maralam Rumahorbo, serta Kepala UPT Kelas 3 Lima Puluh Eko Syahputra. (SN10)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.