Simalungun, Sinata.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Simalungun mengalami kekosongan stok darah golongan O pada Kamis (22/1/2026).
Kepala Markas PMI Simalungun, Ahmad Zamsari, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah PMI di daerah lain untuk mengantisipasi kebutuhan darah.
“Jika stok menipis, kami segera berkoordinasi dengan PMI daerah lain, terutama PMI Tanjung Balai, Langkat, dan Tebing Tinggi,” ujar Ahmad Zamsari saat ditemui di Kantor PMI Simalungun, Jalan Asahan KM 4, Nagori Dolok Marlawan, Kecamatan Siantar.
Untuk mengatasi kekosongan tersebut, PMI Simalungun berencana menggelar sejumlah kegiatan donor darah dalam waktu dekat.
“Kami akan mengadakan donor darah pada 29 Januari di PT Panca Surya dan pada 31 Januari di Klinik Artha Perdagangan,” katanya.
Ia menambahkan, masyarakat atau pasien tetap dapat memperoleh darah dari PMI lain dengan syarat membawa surat pengantar resmi dari rumah sakit.
Ahmad Zamsari juga menyampaikan bahwa sejumlah perusahaan, instansi pemerintah, pangulu (kepala desa), serta rumah ibadah telah menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dalam pelaksanaan kegiatan donor darah.
“Alhamdulillah, respons dari perusahaan, instansi, pangulu, hingga rumah ibadah sangat positif untuk mendukung kegiatan donor darah,” ucapnya.
Ia menegaskan, PMI Simalungun siap menyelenggarakan kegiatan donor darah kapan pun dibutuhkan demi memenuhi kebutuhan masyarakat.
Adapun data stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Simalungun per Kamis (22/1/2026) adalah sebagai berikut: golongan darah A sebanyak 34 kantong, B 17 kantong, AB 11 kantong, sementara golongan O kosong. (SN14)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.