MENU
Syafiuddin Apresiasi Rencana Pembentukan Satgas Pemulihan Pasca Bencan...
WA FB
Nasional

Syafiuddin Apresiasi Rencana Pembentukan Satgas Pemulihan Pasca Bencana di Sumatera

G Editor : Gunawan Purba | 17 Dec 2025 | 12:02 WIB
Syafiuddin Apresiasi Rencana Pembentukan Satgas Pemulihan Pasca Bencana di Sumatera
Syafiuddin

Jakarta, Sinata.id - Anggota Komisi V DPR RI, Syafiuddin, menyambut positif langkah Presiden Prabowo Subianto yang berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra. Ia menilai keberadaan Satgas tersebut sangat krusial untuk mempercepat upaya pemulihan wilayah terdampak bencana, terutama akibat banjir.

Syafiuddin menegaskan bahwa Satgas akan menjadi instrumen penting dalam memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, sehingga penanganan pascabencana dapat berjalan lebih terarah dan efisien. Menurutnya, pendekatan terpadu sangat dibutuhkan dalam situasi darurat seperti saat ini.

“Kehadiran Satgas akan mempermudah koordinasi dan mempercepat respons pemerintah dalam menangani dampak bencana. Penanganan yang terintegrasi mutlak diperlukan agar proses pemulihan tidak berjalan lambat,” ujar Syafiuddin dalam pernyataan tertulis yang dikutip Parlementaria, Rabu (17/12/2025).

Ia juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi sejumlah wilayah yang hingga kini masih terisolasi akibat rusaknya infrastruktur, seperti jalan dan jembatan. Situasi tersebut, kata dia, berdampak langsung pada terhambatnya penyaluran bantuan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Banyak daerah yang belum bisa dijangkau karena akses terputus. Hal ini membuat distribusi bantuan, termasuk pangan dan logistik, menjadi tidak maksimal. Kondisi ini harus segera diatasi,” katanya.

Politisi dari Fraksi PKB itu berharap Satgas yang akan dibentuk mampu bekerja secara sigap dan adaptif terhadap dinamika di lapangan. Ia juga menekankan pentingnya pengambilan keputusan yang cepat oleh para pemangku kebijakan demi menjawab kebutuhan masyarakat terdampak.

“Kecepatan dan ketepatan langkah sangat dibutuhkan. Keselamatan warga serta pemulihan kehidupan mereka harus ditempatkan sebagai prioritas utama,” tutup Syafiuddin. (*)

Sumber: Parlementaria

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.