Aceh Besar, Sinata.id – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Aceh, Marlina Muzakir atau yang akrab disapa Kak Na, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya tokoh perjuangan Aceh sekaligus mantan Gubernur Aceh periode 2012–2017, Zaini Abdullah atau Abu Doto.
Pernyataan tersebut disampaikan Kak Na saat bertakziah ke rumah duka almarhum Zaini di Gampong Garot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (16/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kak Na didampingi Staf Ahli TP PKK Aceh, Mukarramah Fadhlullah.
Menurut Kak Na, Abu Doto merupakan sosok senior yang telah mendedikasikan hidupnya untuk perjuangan dan kemajuan Aceh. Semangat juang serta pengabdian Almarhum dinilai layak menjadi teladan bagi generasi muda Aceh.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya orang tua kita, tokoh perjuangan Aceh, Bapak Zaini Abdullah. Beliau adalah seorang senior, seorang bapak bagi kita semua yang telah banyak berjuang untuk Aceh dan menjadi teladan sejak masa konflik, proses perdamaian hingga saat menjabat sebagai Gubernur Aceh,” ucap Kak Na.
Ia menilai kepergian Abu Doto menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Aceh. Karena itu, Kak Na turut menyampaikan doa dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan, khususnya istri Almarhum, Umi Niazah A. Hamid.
“Abu Doto adalah sosok yang sangat baik dan selalu mendedikasikan hidupnya untuk orang banyak serta untuk Aceh tercinta. Baik saat menjadi dokter, di masa perjuangan, maupun ketika menjabat sebagai Gubernur Aceh. Insya Allah beliau husnul khatimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” katanya.
Sebagaimana diketahui, Zaini meninggal dunia pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 12.24 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh, dalam usia 86 tahun.
Tokoh kelahiran 24 April 1940 tersebut dikenal sebagai salah satu figur penting dalam perjalanan sejarah Aceh. Selain pernah menjabat sebagai Menteri Kesehatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Swedia, Zaini Abdullah juga menjadi Gubernur Aceh periode 2012–2017 bersama Muzakir Manaf yang saat itu menjabat sebagai Wakil Gubernur Aceh.
Almarhum dimakamkan di kampung halamannya, tepatnya di Kompleks Sekolah Yayasan Tgk Chik Hanafiah, Gampong Rapana, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.