Simalungun, Sinata.id - Upaya menumbuhkan kesadaran hukum tak lagi sebatas di ruang kantor. Kejaksaan Negeri Simalungun memilih turun langsung ke sekolah-sekolah, menyapa pelajar, sekaligus membawa pesan tentang pentingnya tata kelola yang bersih dan transparan.
Program itu dikenal dengan nama Jaksa Masuk Sekolah. Lewat program itu, para jaksa hadir di lingkungan pendidikan untuk memberikan penerangan dan penyuluhan hukum.
Sasarannya jelas, yakni, membangun pemahaman sejak dini agar praktik pengelolaan keuangan di sekolah berjalan akuntabel.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Simalungun, Yudhi Saputra, menjelaskan bahwa edukasi hukum menjadi bagian penting dari tugas intelijen kejaksaan.
“Program kami di bidang Intel adalah Jaksa Masuk Sekolah. Kegiatannya berupa penerangan dan penyuluhan hukum, baik secara langsung di sekolah maupun melalui siaran radio,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Pria asal Sumatera Barat itu menegaskan, pendekatan ini bukan semata seremonial. Penyuluhan dilakukan untuk memastikan setiap institusi pendidikan memahami aturan, terutama dalam pengelolaan anggaran, agar terhindar dari potensi pelanggaran hukum.
Tak berhenti di ruang kelas, Kejari Simalungun juga memanfaatkan teknologi penyiaran. Melalui program Jaksa Menyapa di saluran radio, pesan-pesan hukum disampaikan kepada masyarakat yang lebih luas.
Langkah itu diharapkan mampu memperkuat literasi hukum warga Kabupaten Simalungun. Dengan pemahaman yang lebih baik, potensi pelanggaran hukum dapat ditekan sejak awal. (SN14)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.