“Austria merupakan gerbang industri manufaktur Eropa Tengah, sementara Hungaria menjadi salah satu pusat pengembangan baterai kendaraan listrik di Eropa,” ujar Sugiat dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).
Ia menilai kunjungan tersebut merupakan bagian dari diplomasi aktif Indonesia untuk memperkuat investasi, transfer teknologi, dan kerja sama strategis jangka panjang.
Sugiat juga menyebut hubungan erat Prabowo dengan Macron menjadi langkah penting dalam membangun kepercayaan tingkat tinggi, khususnya terkait akses teknologi pertahanan dari Prancis.
“Kunjungan berulang ke Paris merupakan cara membangun trust tingkat tinggi agar Indonesia mendapatkan akses kerja sama teknologi yang strategis,” katanya.
Salat Idul Adha Bersama Diaspora Indonesia
Di sela kunjungan kenegaraan di Paris, Prabowo juga melaksanakan salat Idul Adha 1447 Hijriah bersama warga negara Indonesia dan diaspora Indonesia di Wisma Indonesia, Paris.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo didampingi putranya, Didit Hediprasetyo, Menteri Investasi/Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.