MENU
Tingkatkan Literasi, YRPL Layani Masyarakat Dua Nagori di Simalungun
WA FB
Simalungun

Tingkatkan Literasi, YRPL Layani Masyarakat Dua Nagori di Simalungun

G Editor : Gunawan Purba | 04 Sep 2025 | 16:34 WIB
Tingkatkan Literasi, YRPL Layani Masyarakat Dua Nagori di Simalungun
Yayasan Rumah Peduli Literasi laksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Simalungun. (foto: sinata/hendri)

Pematangsiantar, Sinata.id - Yayasan Rumah Peduli Literasi (YRPL) layani masyarakat dua desa yang ada di Kabupaten Simalungun. Yakni, Nagori (Desa) Marihat Marsada dan Lumban Gorat. Kedua desa berada di Kecamatan Dolok Panribuan.

Demikian dikatakan Pengawas YRPL, Pijei Sitorus, Kamis (04/09/2025). Pelayanan terhadap masyarakat telah dilakukan selama satu bulan. Persisnya, sejak 2 Agustus 2025 hingga 1 September 2025 yang lalu.

Kegiatan fokus dilaksanakan di SD Negeri 091451 Marihat Marsada dan SD Negeri 091459 Lumban Gorat. Pijei juga menjelaskan, kedua SD itu dipilih, karena tidak memiliki ruang perpustakaan.

"Ruangan guru, ruangan kelas IV SD dan Perpustakaan dijadikan satu, itu di Desa Lumban Gorat, karena tidak tersedianya ruangan yang cukup akibat rusak," ujar Pijei.

Dijelaskan Pijei, ia dengan YRPL terpanggil meningkatkan literasi warga, tidak terlepas dari latar belakang dirinya sebagai mahasiswa dengan jurusan pendidikan. "Kita kan kuliah bidang pendidikan dan pastinya calon guru, sekaligus menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi," ucapnya

Katanya, selain Desa Lumban Gorat dan Marihat Marsada di Simalungun, YRPL pada bulan Pebruari 2025 yang lalu, juga sudah melakukan pengabdian yang sama di Desa Nainggolan, Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir.

Pijei memaparkan, masyarakat di dua desa tersebut sangat antusias dengan kehadiran dan cara belajar mengajar yang dilakukan YRPL.

"Warga sangat senang dengan  kehadiran kita , karena  proses belajar mengajar kita lakukan sambil bermain dan menggunakan alat peraga, " Pungkasnya

Kata Pijei, dengan mengabdi ke masyarakat, maka dapat melihat secara langsung situasi pendidikan di desa terpencil. Serta, juga menambah pengetahuan. Sebab, banyak kultur atau budaya yang berbeda yang ditemukan, bahkan menambah banyak saudara. (SN14)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.