MENU
Tragis! Pemilik Hajatan di Purwakarta Tewas Dikeroyok Usai Tolak Pemal...
WA FB
Hukum & Peristiwa

Tragis! Pemilik Hajatan di Purwakarta Tewas Dikeroyok Usai Tolak Pemalakan

N Editor : Nida | 06 Apr 2026 | 10:34 WIB
Tragis! Pemilik Hajatan di Purwakarta Tewas Dikeroyok Usai Tolak Pemalakan
Lokasi pemilik hajatan tewas dikeroyok preman di Purwakarta. (detikJabar)

Jakarta, Sinata.id - Peristiwa tragis terjadi di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Seorang pemilik hajatan bernama Dadang tewas setelah menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda yang diduga melakukan aksi pemalakan.

Insiden tersebut bermula saat sekelompok pelaku mendatangi lokasi resepsi dan meminta sejumlah uang kepada pihak keluarga korban. Berdasarkan keterangan keluarga, permintaan pertama sebesar Rp100 ribu sempat dipenuhi demi menghindari keributan.

Namun, sekitar satu jam kemudian, kelompok yang sama kembali datang dan meminta uang dengan nominal lebih besar, yakni Rp500 ribu. Kali ini, permintaan tersebut ditolak oleh korban.

Penolakan tersebut memicu ketegangan hingga berujung aksi kekerasan. Korban kemudian keluar dari area tenda resepsi, sebelum akhirnya dikeroyok oleh beberapa orang di luar lokasi acara.

Adik korban, Wahyudin, mengungkapkan bahwa tidak hanya kakaknya yang menjadi korban, dirinya juga sempat mengalami pengeroyokan oleh sejumlah pelaku.

“Setelah tidak dikasih, kakak saya dikeroyok. Saya juga sempat dikeroyok oleh beberapa orang,” ujarnya.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka serius hingga terjatuh dan tidak sadarkan diri. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Kasus ini kini tengah dalam penanganan pihak kepolisian. Aparat disebut telah mengantongi identitas para pelaku dan sedang melakukan pengejaran.

Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan yang dipicu aksi premanisme, serta menjadi pengingat pentingnya keamanan dalam setiap kegiatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.