MENU
Uang Diduga Hasil Pemerasan Diantar Emak-Emak Berdaster Pakai Karung,...
WA FB
News

Uang Diduga Hasil Pemerasan Diantar Emak-Emak Berdaster Pakai Karung, Netizen: “Kayak Antar Beras”

R Editor : Redaksi Sinata | 23 Jan 2026 | 15:27 WIB
Uang Diduga Hasil Pemerasan Diantar Emak-Emak Berdaster Pakai Karung, Netizen: “Kayak Antar Beras”
Video viral memperlihatkan uang diduga hasil pemerasan diantar emak-emak berdaster menggunakan karung. Kasus ini dikaitkan dengan Bupati Pati nonaktif dan langsung menyita perhatian publik. (Ist)

Jakarta, Sinata.id — Jagat media sosial kembali diguncang sebuah video yang memperlihatkan cara tak lazim dalam dugaan transaksi uang hasil pemerasan. Bukan dibawa koper atau tas eksklusif, uang dalam jumlah besar itu justru diantar menggunakan karung, dibawa oleh dua perempuan berdaster mengendarai sepeda motor.

Rekaman berdurasi singkat itu menyebar cepat dan memicu gelombang reaksi publik. Dalam video tersebut, dua perempuan berhenti di samping sebuah mobil berwarna gelap. Tanpa banyak interaksi, karung-karung besar yang mereka bawa langsung diserahkan melalui jendela mobil kepada pria di dalamnya.

“Kalau nggak tahu konteks, orang kira itu ngantar beras atau pakan ternak,” tulis seorang netizen, dikutip Jumat (23/1/2026).

Komentar serupa membanjiri linimasa, menyoroti kontras antara penampilan sederhana para pembawa karung dengan dugaan nilai uang yang fantastis di dalamnya.

Video tersebut belakangan dikaitkan dengan perkara dugaan pemerasan dan jual beli jabatan perangkat desa yang menyeret Bupati Pati nonaktif, Sudewo. Cara penyerahan uang inilah yang kemudian menjadi sorotan utama publik, bahkan dianggap lebih “menggelegar” dibanding nilai uangnya sendiri.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui bahwa metode pengemasan uang tersebut memang terjadi. Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebut uang tunai hasil dugaan pemerasan itu dimasukkan ke dalam karung sebelum dipindahkan.

“Dimasukin karung, dibawa begitu saja. Seperti bawa beras,” ujar Asep saat konferensi pers, belum lama ini.

Pernyataan itu justru makin menyulut kehebohan. Karung bukan lagi sekadar wadah, tetapi menjadi simbol betapa kasarnya praktik dugaan pemerasan tersebut.

Di media sosial, potongan video itu diparodikan, dijadikan meme, bahkan disandingkan dengan video bantuan sosial. Banyak warganet menilai adegan tersebut “terlalu absurd untuk ukuran kasus korupsi pejabat daerah”.

“Ini kalau nggak ketahuan KPK, mungkin lolos karena dikira belanja sembako,” tulis akun lainnya.

Sorotan juga tertuju pada keterlibatan perempuan berdaster yang disebut hanya bertugas sebagai pengantar. Penampilan sederhana mereka dianggap kontras dengan dugaan transaksi bernilai miliaran rupiah.

Uang Miliaran dan Dugaan Jual Beli Jabatan

Tag :
ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.