Opsi pertama, pemerintah menambah penyertaan modal (equity) agar KCIC bisa lebih mandiri secara finansial. Opsi kedua, infrastruktur Whoosh diserahkan menjadi milik negara, mengikuti model pengelolaan seperti jaringan kereta api konvensional.
“Kita sedang menimbang dua opsi itu. Apakah ditambah equity agar perusahaan bisa self-sustain, atau diserahkan sebagai aset negara seperti infrastruktur perkeretaapian lainnya,” kata Dony di Jakarta, 9 Oktober 2025.
Meski begitu, hingga kini belum ada keputusan resmi dari pemerintah mengenai mekanisme pembayaran utang proyek yang menjadi kebanggaan sekaligus beban ekonomi baru ini. [zainal/a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.