Oleh: Pdt. Manser Sagala, M.Th.
Perjalanan Yesus menuju Golgota, yang sering disebut sebagai Via Dolorosa (Jalan Penderitaan), merupakan puncak dari misi penyelamatan-Nya. Peristiwa ini dicatat dalam keempat Injil dengan uraian yang mendalam.
Berikut adalah tahapan perjalanan tersebut berdasarkan urutan Alkitab:
Penyerahan dan Pencambukan
Setelah diadili secara tidak adil oleh Pontius Pilatus, Yesus diserahkan untuk disalibkan. Sebelum berjalan menuju Golgota, Ia mengalami siksaan fisik yang berat.
Firman Tuhan: “Lalu Pilatus membebaskan Barabas bagi mereka, tetapi Yesus disesahnya lalu diserahkannya untuk disalibkan.” (Matius 27:26)
Para prajurit menganyam mahkota duri, menaruhnya di kepala-Nya, serta mengenakan jubah ungu untuk mengolok-olok Dia sebagai “Raja Orang Yahudi”.
Memikul Salib Sendiri
Pada awalnya, Yesus memikul kayu salib-Nya sendiri keluar dari gedung pengadilan (Praetorium) menuju gerbang kota.
Firman Tuhan: “Sambil memikul salib-Nya Ia pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, yang dalam bahasa Ibrani disebut Golgota.” (Yohanes 19:17)
Simon dari Kirene Membantu Memikul Salib
Karena kondisi fisik Yesus yang sangat lemah setelah pencambukan dan kurang tidur, para prajurit memaksa seorang peziarah bernama Simon dari Kirene untuk membantu-Nya.
Firman Tuhan: “Ketika mereka membawa Yesus ke luar, mereka menahan seorang yang bernama Simon dari Kirene, yang baru datang dari luar kota, lalu diletakkan salib itu di atas bahunya, supaya dipikulnya di belakang Yesus.” (Lukas 23:26)
Meratapi Yerusalem
Di tengah kerumunan yang menyaksikan, banyak perempuan menangisi Dia. Namun, Yesus justru memberikan peringatan tentang masa depan Yerusalem.
Firman Tuhan:
[caption id="attachment_38051" align="aligncenter" width="553"] Foto ilustrasi. (istimewa)[/caption]
“Yesus berpaling kepada mereka dan berkata: ‘Hai puteri-puteri Yerusalem, janganlah kamu menangisi Aku, melainkan tangisilah dirimu sendiri dan anak-anakmu!’” (Lukas 23:28)
Tiba di Golgota
Golgota (bahasa Aram) atau Kalvari (bahasa Latin) berarti “Tempat Tengkorak”. Di sinilah Yesus akhirnya dipaku pada kayu salib.
Firman Tuhan: “Dan ketika mereka sampai di tempat yang bernama Golgota, artinya: Tempat Tengkorak, mereka memberi Dia minum anggur bercampur empedu. Setelah Ia mengecapnya, Ia tidak mau meminumnya.” (Matius 27:33–34)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.