Publik Terbelah, Kekerasan Tetap Dipersoalkan
Pernyataan tersebut kembali memicu gelombang komentar dari warganet. Sebagian menuntut transparansi, sebagian lain mengecam keras aksi pengeroyokan.
“Kata-kata menindas itu seperti apa? Biar jelas dan tidak sepihak,” tulis akun @ayahsiaga.
“Apapun alasannya, tindakan anarkis ramai-ramai tidak bisa dibenarkan,” komentar akun @w@yhrp.
“Kalau ada masalah, selesaikan dengan bijak. Kekerasan tetap salah, siapapun yang melakukannya,” tulis akun @fajarkartikamancing.
Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi perhatian publik. Dinas Pendidikan Jambi disebut tengah mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak untuk menentukan langkah lanjutan. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.