MENU
Wamenhan Ajak ASN Perkuat Wawasan Kebangsaan dan Sishankamrata
WA FB
Nasional

Wamenhan Ajak ASN Perkuat Wawasan Kebangsaan dan Sishankamrata

G Editor : Gunawan Purba | 22 Feb 2026 | 20:38 WIB
Wamenhan Ajak ASN Perkuat Wawasan Kebangsaan dan Sishankamrata
Wakil Menteri Pertahanan RI, Donny Ermawan Taufanto

Makasar, Sinata.id - Wakil Menteri Pertahanan RI, Donny Ermawan Taufanto, hadir mewakili Menteri Pertahanan sebagai narasumber dalam kegiatan Penguatan Kapasitas ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Ramadan Leadership Camp di Makassar, Minggu (22/2/2026).

Kegiatan tersebut digelar untuk memperdalam pemahaman aparatur sipil negara (ASN) terhadap arah kebijakan nasional, memperkokoh wawasan kebangsaan, serta menyelaraskan program prioritas pembangunan daerah.

Dalam paparannya yang bertajuk “Pertahanan Negara dan Wawasan Kebangsaan”, Wamenhan menekankan bahwa penguatan pertahanan negara menjadi kebutuhan mendesak di tengah dinamika global yang semakin kompetitif.

Ia mengingatkan bahwa dalam percaturan internasional, negara yang lemah kerap menjadi sasaran kepentingan negara yang lebih kuat.

Menurutnya, kekuatan Indonesia tidak hanya bertumpu pada modernisasi alat utama sistem persenjataan melalui program “Perisai Trisula Nusantara”.

Lebih dari itu, fondasi utama pertahanan nasional terletak pada semangat persatuan dan nasionalisme yang telah teruji sejak masa penjajahan hingga era kemerdekaan.

Ia menegaskan kembali bahwa Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) tetap menjadi pilar utama pertahanan negara.

Dalam sistem tersebut, TNI dan Polri berperan sebagai kekuatan inti, sementara seluruh warga negara menjadi komponen cadangan dan pendukung yang memberikan dukungan menyeluruh.

Wamenhan juga mengingatkan bahwa ancaman terhadap kedaulatan bangsa kini tidak hanya bersifat militer.

Ancaman nirmiliter seperti lunturnya nilai-nilai Pancasila, kejahatan siber, hingga tekanan ekonomi dan energi dinilai semakin kompleks dan berpotensi mengganggu stabilitas nasional.

Dalam konteks itu, ASN memegang peran strategis sebagai perekat persatuan sekaligus pelaksana kebijakan publik.

ASN diharapkan mampu memperkuat ketahanan ideologi serta mencegah masuknya pengaruh asing dan potensi konflik sosial.

Ke depan, lanjutnya, pembangunan sektor pertahanan akan semakin menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia agar adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu menjamin keselamatan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Turut mendampingi Wamenhan dalam kegiatan tersebut antara lain Deputi Geopolitik DPN dan Sesditjen Pothan Kemhan. (Kemhan/A18)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.