MENU
Wanda & Asri Buktikan: Dua Budaya, Satu Hati
WA FB
Berita

Wanda & Asri Buktikan: Dua Budaya, Satu Hati

R Editor : Redaksi Sinata | 28 May 2025 | 22:18 WIB
Wanda & Asri Buktikan: Dua Budaya, Satu Hati
(Kiri ke kanan) Nadin br Berutu; Putri br Tinambunan; Eliika Ferawati br Sinamo; Siaran Parloina Br Sinamo; Apri Manik; Nola Simanungkalit.

Pematangsiantar, Sinata.id – Balai Bolon GKPS, Jalan Pdt. J. Wismar Saragih, Pematangsiantar, menjadi saksi bersatunya dua budaya dalam satu ikatan cinta. Pada Jumat, 23 Mei 2025, Wanda Mehangga Sinamo, SH dan Asri Yunita Pratiwi Saragih, A.Md.Kes melangsungkan pesta pernikahan adat yang istimewa—memadukan adat Pakpak Dairi dan adat Simalungun dalam perayaan yang berlangsung hikmat dan penuh makna.

Sejak awal, suasana pesta telah menyampaikan pesan persatuan. Para tamu dan kedua mempelai disambut dengan tarian tradisional kedua suku, menghadirkan nuansa budaya yang dalam dan menyentuh. Sebelum memasuki ruangan utama, kedua mempelai mempersembahkan lagu daerah masing-masing—lagu Pakpak Dairi dan Simalungun—sebagai simbol kebanggaan akan identitas budaya.

[caption id="attachment_4147" align="alignnone" width="1066"] Pernikahan kudus Wanda Mehangga Sinamo dan Asri Yuni Pratiwi Saragih menjadi kisah yang penuh makna, haru, dan keteguhan iman.[/caption]

Prosesi adat disambut dengan penuh kehormatan oleh pihak tulang dari marga Sumbayak dan Manik, serta tulang Saragih Garingging. Diiringi tarian Pakpak Dairi yang dinamis dan menyentuh, kedua pengantin bersama orang tua mereka berjalan menuju pelaminan di tengah kehangatan tamu dan iringan musik tradisional.

“Ini bukan sekadar pesta pernikahan. Ini adalah pertemuan budaya, penghormatan kepada leluhur, dan bukti bahwa cinta dapat menyatukan dua dunia,” ujar salah satu tokoh adat Simalungun, Bahrum Saragih dan Ramlan Purba yang hadir dalam prosesi tersebut sebagai tata atur acara.

[caption id="attachment_4151" align="alignnone" width="1066"] Pernikahan kudus Wanda Mehangga Sinamo dan Asri Yuni Pratiwi Saragih menjadi kisah yang penuh makna, haru, dan keteguhan iman.[/caption]

Tak kurang dari 2.600 tamu undangan hadir memadati gedung utama, gedung gabungan, serta tratak di sisi kiri dan kanan. Sekitar 200 papan bunga ucapan selamat dari berbagai kalangan berdiri megah menghiasi area pesta, bahkan hingga ke tepi jalan.

Momen penyalaman pengantin berlangsung selama dua jam, dari pukul 14.00 WIB hingga 17.00 WIB, dengan suasana yang penuh suka cita. Para tamu dari berbagai suku dan latar belakang budaya turut menikmati setiap rangkaian acara yang berjalan dengan tertib dan lancar.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.