MENU
Banner SINATA.ID
Wangi Lemang dan Manis Tapai Warnai Meriahnya Pesta Tapai 2026 Batubar...
WA FB
Regional

Wangi Lemang dan Manis Tapai Warnai Meriahnya Pesta Tapai 2026 Batubara

G Editor : Gunawan Purba | 18 Jan 2026 | 09:30 WIB
Wangi Lemang dan Manis Tapai Warnai Meriahnya Pesta Tapai 2026 Batubara
Tapai pulut hitam pada Pesta Tapai di Batubara

Batubara, Sinata.id – Ratusan pedagang kuliner turut ambil bagian memeriahkan Pesta Tapai 2026 yang digelar di Desa Dahari, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara.

Perhelatan budaya tahunan ini kembali menjadi magnet bagi masyarakat. Tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang promosi kekayaan kuliner tradisional khas daerah.

Pada pesta tersebut, para pedagang tampak antusias menawarkan beragam makanan khas, dengan tapai pulut hitam sebagai ikon utama sekaligus simbol Pesta Tapai.

Kuliner tradisional ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin menikmati cita rasa autentik warisan leluhur Batubara.

Selain tapai, sejumlah kuliner tradisional lainnya turut mencuri perhatian pengunjung. Salah satunya lemang, makanan berbahan dasar beras ketan yang dimasak dalam bambu dan dibakar dengan cara tradisional. Aroma khas lemang yang menggoda selera semakin menambah semarak suasana pesta.

Salah seorang pedagang tapai pulut hitam, Siti Aminah (45), mengaku bersyukur atas tingginya animo masyarakat pada pelaksanaan Pesta Tapai tahun ini.

“Alhamdulillah, malam pertama saja dagangan kami sudah laris. Pesta Tapai sangat membantu meningkatkan pendapatan pedagang kecil seperti kami. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan setiap tahun,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Rudi, pedagang lemang asal Kecamatan Talawi. Menurutnya, Pesta Tapai menjadi momen penting untuk memperkenalkan kuliner tradisional kepada generasi muda.

“Lemang merupakan makanan khas daerah yang kini mulai jarang ditemui. Dengan adanya Pesta Tapai, generasi muda jadi mengenal dan tertarik mencicipi kuliner tradisional,” katanya, Sabtu ( 17/1/2026 ) malam

Sementara itu, salah seorang pengunjung, Nurhayati (32), mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk menikmati suasana pesta dan aneka kuliner khas Batubara.

“Selain hiburan, kami bisa menikmati tapai dan lemang dengan cita rasa yang benar-benar autentik. Suasananya meriah dan cocok untuk keluarga. Kegiatan seperti ini sangat positif karena selain menggerakkan ekonomi masyarakat, budaya lokal juga tetap terjaga dan dikenal luas,” tuturnya.

Kehadiran ratusan pedagang kuliner dalam Pesta Tapai 2026 tidak hanya menyuguhkan kekayaan rasa, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat lokal.

Pesta Tapai pun menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif di Kabupaten Batubara. (SN10)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.