MENU
Waspada! 3 Positif dan 6 Suspek Hantavirus di Jakarta
WA FB
Nasional

Waspada! 3 Positif dan 6 Suspek Hantavirus di Jakarta

T Editor : Tigor Munthe | 18 May 2026 | 12:29 WIB
Waspada! 3 Positif dan 6 Suspek Hantavirus di Jakarta
Ilustrasi hantavirus. (Foto: Istimewa)

Jakarta, Sinata.id  — Ancaman Hantavirus di ibu kota belum mereda. 

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat tiga kasus positif dan enam suspek yang masih dalam pemantauan intensif hingga Senin (18/5/2026) — memaksa otoritas kesehatan mengaktifkan sistem kewaspadaan berlapis di seluruh fasilitas medis Jakarta. Enam Suspek Masih Dipantau Ketat Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengungkapkan perkembangan terkini usai kunjungan ke Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II, Jakarta Barat.

"Untuk update kasus Hantavirus yang ada di Jakarta, sampai dengan saat ini kita masih menemukan ada 3 kasus positif yang kemarin sudah saya sampaikan. Tapi ada 6 suspek yang masih terus kami monitor sampai dengan hari ini," ujarnya.

Sebagai respons, Dinkes DKI telah mengedarkan surat kewaspadaan ke seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta dan menetapkan sejumlah RSUD sebagai rumah sakit sentinel — pos pemantauan khusus untuk mendeteksi dini lonjakan kasus di masyarakat.

Tim Gerak Cepat juga resmi diaktifkan untuk memantau potensi eskalasi kasus secara real-time. Bahaya Tersembunyi: Kotoran Tikus yang Mengering Ani mengingatkan bahwa momen paling berbahaya bagi warga justru terjadi saat kegiatan yang tampak sepele — membersihkan rumah.

Hantavirus menular terutama melalui inhalasi aerosol: partikel kering dari kotoran, air liur, atau urine tikus yang bercampur udara dan tanpa sadar terhirup. 

Selain itu, penularan juga bisa terjadi lewat kontak langsung dengan sekresi tikus yang terkontaminasi, atau melalui gigitan tikus. "Jadi dari kotoran tikus, air liur maupun kencingnya kalau kemudian dia kering lalu bercampur dengan partikel udara, itu bisa terhirup oleh kita," terang Ani. Cara Aman Bersihkan Kotoran Tikus Ani memberikan panduan praktis yang wajib diketahui warga:

❌ Jangan menyapu atau membersihkan kotoran tikus dalam kondisi kering — partikelnya akan beterbangan di udara dan berpotensi terhirup.

✅ Semprotkan desinfektan terlebih dahulu sebelum membersihkan. Di rumah, cairan pemutih biasa sudah cukup efektif sebagai disinfektan.

✅ Pastikan sirkulasi udara di ruangan berjalan baik saat membersihkan area yang terdapat kotoran tikus.

✅ Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelahnya.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.