Penularan dapat terjadi lewat gigitan, urine, air liur, feses tikus, maupun debu yang terhirup dari lingkungan yang terkontaminasi.
Selain HFRS, infeksi Hantavirus juga dapat menyebabkan penyakit lain bernama Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS).
Untuk mencegah penularan, Kemenkes mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontak langsung dengan tikus maupun kotorannya.
Masyarakat juga diminta rutin mencuci tangan, menyimpan makanan dalam wadah tertutup, menutup lubang rumah yang berpotensi menjadi akses tikus, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala yang mengarah pada infeksi Hantavirus. (A08)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.