MENU
ADVERTISEMENT
71 Gempa Susulan Usai Gempa M 6,7 Palu, Warga Diminta Waspada
WA FB

71 Gempa Susulan Usai Gempa M 6,7 Palu, Warga Diminta Waspada

J Editor : Jansen Siahaan 16 Jun 2026 | 20:21 WIB
71 Gempa Susulan Usai Gempa M 6,7 Palu, Warga Diminta Waspada
Titik koordinat Gempa Palu. (mediaalkhairaat)
ADVERTISEMENT

Palu, Sinata.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6/2026), memicu puluhan gempa susulan dan menyebabkan kerusakan sejumlah infrastruktur di beberapa daerah terdampak.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga siang hari telah terjadi puluhan aktivitas gempa susulan dengan magnitudo bervariasi. Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah gempa susulan mencapai 71 kejadian dengan kekuatan antara magnitudo 2,9 hingga 5,1.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa gempa utama merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif.

“Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa ini termasuk gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif dengan mekanisme pergerakan turun atau normal fault,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Episenter gempa berada pada koordinat 1,03 Lintang Selatan dan 120,24 Bujur Timur atau sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu dengan kedalaman 10 kilometer.

ADVERTISEMENT

Meski guncangannya dirasakan kuat di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah, BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Getaran gempa tercatat dirasakan sangat kuat di Kota Palu dengan intensitas VI-VII MMI dan Kabupaten Sigi pada skala V-VI MMI. Sementara itu, wilayah Polewali Mandar, Mamasa, Mamuju, dan Pasangkayu merasakan guncangan pada skala III MMI. Getaran juga dirasakan di sejumlah daerah lain seperti Pinrang, Parepare, Pohuwato, Boalemo, Gorontalo Utara, Kabupaten Gorontalo, dan Luwu Utara.

Dampak gempa mulai terlihat di berbagai lokasi. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah, Asbudianto, mengatakan beberapa fasilitas umum mengalami kerusakan akibat guncangan kuat tersebut.

“Jembatan III Palu mengalami keretakan, beberapa bangunan roboh di Palu dan Sigi, terjadi longsor di kawasan Gunung Kamarora, saluran air terputus, serta akses jalan di Napu, Kabupaten Poso, mengalami kerusakan,” katanya.

Selain itu, sejumlah bangunan di Kabupaten Parigi Moutong dan Poso juga dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat yang masih dalam proses pendataan.

ADVERTISEMENT

Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama BPBD kabupaten dan kota terdampak telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan asesmen serta pendataan dampak gempa.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.