Taput, Sinata.id - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, membuka panel diskusi bertema Sosialisasi Dana PMK 130 Tahun 2024, Carbon Biochar, Porang, dan Agrowisata yang diselenggarakan oleh PT Tano Persada Nusantara. Kegiatan tersebut berlangsung di Abe Hotel and Convention, Siborongborong, Sabtu (7/2/2026).
Panel diskusi tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan perangkat daerah, Wakil Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Junita Rebeka Marbun, para peternak dan petani dari enam kabupaten se-kawasan Tapanuli, serta para narasumber dari berbagai latar belakang keahlian.
Para pembicara yang hadir antara lain Rosa Charloq Nababan selaku Guru Besar Universitas Sumatera Utara (USU), Lalu Taruna Anugerah dari Kementerian Keuangan, Idris Tampubolon sebagai pakar budidaya porang, Togu Pardede dari Bappenas, serta Jannus Siahaan selaku Ketua Koperasi Peternak Kaldera Toba.
Dalam sambutannya, Bupati Jonius menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, panel diskusi ini memiliki tujuan penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui upaya peningkatan kesuburan tanah dan pengembangan pola pertanian yang berkelanjutan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pola pikir masyarakat petani dengan konsep yang terarah, termasuk penerapan pola pertanian yang baik,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa sekitar 81 persen penduduk Kabupaten Taput berprofesi sebagai petani. Daerah tersebut dikenal sebagai penghasil jagung, kopi, bawang, serta berbagai jenis tanaman palawija lainnya, sehingga pengembangan sektor pertanian menjadi fokus utama pemerintah daerah.
“Mudah-mudahan panel diskusi ini dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan sektor pertanian di daerah kita demi kesejahteraan masyarakat,” ucap Jonius.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Taput dan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari para narasumber serta sesi diskusi bersama peserta. (ramses)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.