MENU
Adam Back Dituding sebagai Satoshi Nakamoto, Ini Fakta Mengejutkan dar...
WA FB
Trending

Adam Back Dituding sebagai Satoshi Nakamoto, Ini Fakta Mengejutkan dari Investigasi NYT

J Editor : Jansen Siahaan | 09 Apr 2026 | 22:50 WIB
Adam Back Dituding sebagai Satoshi Nakamoto, Ini Fakta Mengejutkan dari Investigasi NYT
Satoshi Nakamoto. (bisnis)

Pematangsiantar, Sinata.id – Adam Back, CEO Blockstream, kembali membantah klaim yang menyebut dirinya sebagai Satoshi Nakamoto, sosok misterius di balik Bitcoin.

Pernyataan tersebut muncul setelah laporan investigasi mendalam dari The New York Times yang dipublikasikan pada Kamis (8/4/2026), menyebut Back sebagai kandidat terkuat di balik identitas tersebut.

Investigasi yang dipimpin jurnalis John Carreyrou mengungkap sejumlah kesamaan antara Back dan Nakamoto. Di antaranya meliputi gaya bahasa, ejaan, tata bahasa, hingga kesesuaian linimasa aktivitas daring. Selain itu, Back diketahui sebagai pencipta Hashcash, sistem proof-of-work yang menjadi fondasi utama mekanisme penambangan Bitcoin.

Laporan tersebut juga menyebut Back, kriptografer berusia 55 tahun dan tokoh awal dalam komunitas kripto, sebagai sosok yang paling mungkin menciptakan Bitcoin yang diperkenalkan pada 2008. Namun, Back secara konsisten membantah tuduhan tersebut, termasuk melalui sejumlah unggahan di platform X.

Komunitas Kripto Anggap Identitas Tidak Krusial

Sejumlah pelaku industri kripto menilai bahwa identitas pencipta Bitcoin tidak memiliki dampak signifikan terhadap nilai maupun fundamental aset tersebut.

Bitcoin dinilai telah berjalan secara independen selama lebih dari satu dekade, sehingga misteri identitas pendirinya justru dianggap memperkuat sifat desentralisasi.

Pihak Blockstream menegaskan bahwa laporan media tersebut hanya berbasis interpretasi dan spekulasi, bukan bukti kriptografi yang valid.

Dalam wawancaranya, Back menyatakan, “Pada akhirnya, itu tidak membuktikan apa-apa. Dan saya pastikan, itu bukan saya.”

Analisis Linguistik dan Bukti Digital

Dalam investigasinya, Carreyrou mengklaim telah mengumpulkan data selama satu tahun, termasuk analisis postingan lama di internet dan perbandingan gaya penulisan menggunakan kecerdasan buatan.

Beberapa temuan utama meliputi:

Kesamaan frasa tertentu dalam tulisan Back dan Nakamoto

Pola ejaan khas Inggris yang konsisten

Minat teknis yang serupa di bidang kriptografi

Salah satu poin yang disorot adalah berhentinya aktivitas Back di forum kriptografi pada waktu yang hampir bersamaan dengan kemunculan Nakamoto.

Namun, Back membantah temuan tersebut dan menyebutnya sebagai kebetulan semata akibat latar belakang serta minat yang serupa di kalangan komunitas cypherpunk.

Temuan Big Data dan Hashcash

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.