MENU
BMKG Catat Lonjakan Hujan Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia
WA FB
Nasional

BMKG Catat Lonjakan Hujan Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia

J Editor : Jansen Siahaan | 18 Jan 2026 | 13:37 WIB
BMKG Catat Lonjakan Hujan Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia
Ilustrasi cuaca ekstrem. (liputan6)

Di sisi lain, Siklon Tropis Nokaen yang berada di Laut Filipina, utara Maluku Utara, diprakirakan menguat dengan kecepatan angin maksimum 35 knot dan tekanan udara 1.000 hPa, bergerak ke arah barat laut. Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 96S diprakirakan bergerak persisten dengan kecepatan angin maksimum 20 knot dan tekanan udara 1.002 hPa.

Kedua sistem tersebut memengaruhi pola angin dan membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari pesisir barat Sumatra, Riau, Jambi hingga Lampung, Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Seram, Laut Arafura, hingga Papua Barat, yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sepanjang wilayah tersebut.

BMKG juga mengidentifikasi potensi peningkatan seruakan dingin (cold surge) dari Benua Asia dalam sepekan ke depan. Kondisi ini ditandai perbedaan tekanan udara tinggi dari wilayah Gushi serta peningkatan kecepatan angin di Laut Cina Selatan, yang memperkuat masuknya monsun Asia melintasi ekuator melalui Selat Karimata.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kejadian cuaca ekstrem, khususnya di Sumatera bagian selatan dan Pulau Jawa.

Prospek Cuaca 16–18 Januari 2026

BMKG menetapkan status Siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Sumatera Selatan, Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Maluku.

Potensi angin kencang diprakirakan terjadi di Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera bagian selatan, Pulau Jawa, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Prospek Cuaca 19–22 Januari 2026

Hujan ringan hingga lebat masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia. Status Siaga hujan lebat hingga sangat lebat ditetapkan di Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan, dengan potensi angin kencang yang meluas di berbagai wilayah.

BMKG mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu serta potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. (A02)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.