MENU
BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Ekstrem hingga 26 Januari 2026 di Indonesia
WA FB
Nasional

BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Ekstrem hingga 26 Januari 2026 di Indonesia

J Editor : Jansen Siahaan | 21 Jan 2026 | 10:26 WIB
BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Ekstrem hingga 26 Januari 2026 di Indonesia
Ilustrasi cuaca ekstrem. (antara)

“Pergerakan sistem 97S ke arah barat dapat memicu penguatan pertemuan dan belokan angin dari pesisir barat Sumatera hingga Nusa Tenggara, yang berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan di wilayah selatan Indonesia,” jelas Andri.

Di sisi lain, Monsun Asia diperkirakan menguat hingga 23 Januari 2026 dan disertai seruakan dingin yang signifikan dari daratan Asia. Fenomena ini meningkatkan kecepatan angin di Laut Cina Selatan serta memicu pertumbuhan awan hujan secara masif di wilayah selatan khatulistiwa.

Aktivitas MJO, Gelombang Rossby Ekuator, dan Gelombang Kelvin yang didukung nilai Outgoing Longwave Radiation (OLR) negatif turut memperkuat pembentukan awan Cumulonimbus. Kondisi tersebut berpadu dengan kelembapan udara tinggi dan labilitas atmosfer yang kuat, sehingga mendukung proses konvektif di wilayah Indonesia bagian selatan.

BMKG memperkirakan potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang akan terjadi secara bergantian di berbagai wilayah hingga akhir Januari 2026. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui aplikasi InfoBMKG, laman resmi BMKG, serta media sosial resmi @infobmkg. (A02)

 

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.