MENU
Banner SINATA.ID
BNPB: Kekeringan Dominasi Bencana di Sejumlah Wilayah, Karhutla dan Ba...
WA FB
Nasional

BNPB: Kekeringan Dominasi Bencana di Sejumlah Wilayah, Karhutla dan Banjir Masih Terjadi

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, BPBD Kabupaten Cilacap telah menyalurkan 10.000 liter air bersih dan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan.

T Editor : Tigor Munthe | 13 Jun 2026 | 20:40 WIB
BNPB: Kekeringan Dominasi Bencana di Sejumlah Wilayah, Karhutla dan Banjir Masih Terjadi
BNPB: Kekeringan Dominasi Bencana di Sejumlah Wilayah, Karhutla dan Banjir Masih Terjadi


JAKARTA, Sinata.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan situasi bencana di berbagai wilayah Indonesia selama periode Jumat (12/6/2026) pukul 07.00 WIB hingga Sabtu (13/6/2026) pukul 07.00 WIB.

Pada periode tersebut, kejadian kekeringan menjadi bencana yang paling banyak dilaporkan, disusul kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta banjir.

Di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, kekeringan berdampak pada ratusan warga di dua desa. Sebanyak 120 jiwa di Desa Kedungbenda, Kecamatan Nusawungu, dan 398 jiwa di Desa Karangkemiri, Kecamatan Jeruklegi, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, BPBD Kabupaten Cilacap telah menyalurkan 10.000 liter air bersih dan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan ketersediaan pasokan air selama musim kemarau.

Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Sebanyak 372 jiwa di Desa Kutalanggeng, Kecamatan Tegalwaru, terdampak kekeringan. BPBD setempat mengerahkan dua mobil tangki berkapasitas masing-masing 5.000 liter guna mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga.

Sementara itu, di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kekeringan melanda Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup, dan Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung. BNPB mencatat total 734 jiwa terdampak di kedua wilayah tersebut.

BPBD Kabupaten Bogor terus menyalurkan bantuan air bersih serta mengisi toren dan tempat penampungan warga. Pada Jumat (12/6), sebanyak 5.000 liter air kembali didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain kekeringan, kebakaran lahan perkebunan terjadi di Desa Alur Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada Jumat sore. BPBD setempat mengerahkan dua armada pemadam kebakaran untuk menangani kebakaran yang melanda area seluas sekitar dua hektare.

Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam sebelum petugas melanjutkan proses pendinginan. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Di Sulawesi Tengah, banjir sempat merendam 176 rumah di Desa Ongka, Kecamatan Ongka Malino, Kabupaten Parigi Moutong. Banjir dipicu hujan lebat yang menyebabkan debit sungai meningkat.

Meski genangan sempat surut, hujan kembali turun pada malam hari sehingga debit air sungai kembali mengalami kenaikan. BPBD mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.