MENU
Bupati Tapanuli Selatan Tinjau Jalan Rusak Di Kawasan Dusun pengkolan...
WA FB
Regional

Bupati Tapanuli Selatan Tinjau Jalan Rusak Di Kawasan Dusun pengkolan Desa Luat Lombang

R Editor : Redaksi Sinata | 24 Sep 2025 | 23:45 WIB
Bupati Tapanuli Selatan Tinjau Jalan Rusak Di Kawasan Dusun pengkolan Desa Luat Lombang
WhatsApp Image 2025-09-24 at 23.01.03

"Kalau (akses) ini terkendala, berarti setiap angkutan (kendaraan) bisa saja misalnya, dari Kota Padangsidimpuan atau Mandailing Natal mau ke Medan, itu harus lewat Labuhan Batu dan jaraknya itu bertambah menjadi lebih 100 Km. Serta, memakan waktu tempuh lebih dari 2 jam. Dari segi ekonomi ini tentu terjadi pemborosan yang luar biasa besar," tambahnya lagi.

Ia menegaskan, akan berkoordinasi segera dengan pihak-pihak terkait. Mengingat, kendaraan roda 6 ke atas harusnya dilarang melintas di kawasan Batu Jomba. Saat ini, kendaraan roda 6 ke atas sudah masuk sebegitu beratnya ke kawasan Batu Jomba dan ia khawatir akses bisa terputus total.

"Karena kita tahu, (pembangunan) jalan tol di Tapsel itu tidak sampai. Misalnya, (jalan tol) dari Labuhan Batu tetangga kita itu, belok ke Riau. (Begitu juga) kereta api yang sampai ke Kota Pinang, Labuhan Batu Selatan, tetangga kita dari Paluta tidak juga sampai ke Tapsel. Maka, satu-satunya konektivitas utama kita di Tabagsel itu adalah jalan nasional Tarutung-Sipirok (Batu Jomba-Aek Latong) ini," terang Bupati.

Dia juga mengakui bahwa, kondisi jalan di kawasan Batu Jomba ini puluhan tahun tak pernah selesai perbaikannya. Dan dari keadaan ini, sudah banyak sekali memakan korban jiwa. Pada 2011 masih diingat betul, bahkan masyarakat Tabagsel sampai trauma.

Di mana, telah terjadi peristiwa Bus ALS jatuh di Aek Latong, korban jiwa yang meninggal itu sampai 19 orang. Dan sampai saat ini pun, banyak sekali kejadian-kejadian kecelakaan yang memakan korban jiwa. Ia menyebut, jangankan puluhan korban, satu nyawa pun baginya sangat berarti.

"Karena itu, kami masyarakat Tabagsel berharap ini mendapat solusi yang sifatnya permanen," tuturnya.

Dia juga memaparkan, pemerintahan Presiden Prabowo dalam banyak hal, yang belum sampai setahun menjabat, sudah banyak menyelesaikan persoalan puluhan tahun. Misalnya, soal mafia migas hingga tambang bisa diselesaikan.

Soal migas dan tambang saya mengerti sedikit. Karena, hampir 4 tahun (2016 sampai akhir periode 2019) saya Ketua Komisi DPR RI (membidangi migas dan tambang). Di mana, (persoalan mafia migas dan tambang) itu (sempat) tak tersentuh, di masa beliau (menjabat) saat ini, itu bisa kita saksikan bersama, (ada) kebocoran kerugian negara sampai 1 kuadriliun atau 1.000 triliun itu bisa ditambal kebocorannya," urainya.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.