Deretan Menu Khas Cap Go Meh
Berikut sejumlah hidangan yang kerap hadir dalam perayaan Cap Go Meh beserta makna filosofinya:
1. Lontong Cap Go Meh Hidangan khas hasil akulturasi budaya Tionghoa dan Nusantara ini berisi lontong dengan opor ayam, sambal goreng ati, telur pindang, sayur labu siam, koya, dan kerupuk. Secara filosofis melambangkan kebersamaan dan kemakmuran.
2. Kue Keranjang (Nian Gao) Kue berbahan tepung ketan dan gula ini melambangkan peningkatan kesejahteraan serta hubungan keluarga yang semakin erat.
3. Tangyuan atau Wedang Ronde Bola-bola ketan dalam kuah manis hangat ini melambangkan kesatuan dan keharmonisan keluarga.
4. Mi Panjang Umur Mi yang disajikan utuh melambangkan doa untuk kesehatan, umur panjang, dan kelancaran rezeki.
5. Jeruk Mandarin Buah berwarna oranye keemasan ini menjadi simbol keberuntungan dan kemakmuran.
6. Onde-onde Bola ketan berlapis wijen ini melambangkan keberuntungan serta rezeki yang terus berkembang.
7. Ikan (Bandeng atau Ikan Kukus) Dalam tradisi Tionghoa, ikan melambangkan kelimpahan karena pelafalannya mirip dengan kata “surplus”.
8. Telur Teh Telur rebus berbumbu teh dan rempah ini melambangkan kelahiran baru serta harapan akan kehidupan yang lebih baik.
Itulah deretan menu khas Cap Go Meh yang kerap hadir di meja makan saat puncak perayaan Tahun Baru Imlek. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.