Saat ini, kata dia, baru 14 dapur MBG yang beroperasi di Tapanuli Selatan dan baru menjangkau sekitar sepertiga dari total sasaran sekitar 90 ribu penerima manfaat.
Pemerintah daerah pun mendorong percepatan perluasan dapur MBG agar manfaatnya semakin luas, terutama bagi daerah yang masih dalam proses pemulihan pascabencana.
Di hadapan Bupati, para siswa juga menyampaikan rasa bahagia mereka. Hafizah Arikah Lubis, siswi kelas V, mengaku senang karena kini ia bisa makan sehat setiap hari di sekolah tanpa harus mengeluarkan uang jajan.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Bapak Bupati. Kami berharap program ini membuat kami sehat, pintar, dan menjadi yang terbaik di masa depan,” ujarnya. (SN18)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.