MENU
Dilema Kemanusiaan di Balik Kemandirian: Mengapa Indonesia Tolak Ulura...
WA FB
Nasional

Dilema Kemanusiaan di Balik Kemandirian: Mengapa Indonesia Tolak Uluran Tangan Timur Tengah?

R Editor : Redaksi Sinata | 19 Dec 2025 | 11:52 WIB
Dilema Kemanusiaan di Balik Kemandirian: Mengapa Indonesia Tolak Uluran Tangan Timur Tengah?
Pemerintah Aceh resmi menggandeng dua lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), UNDP dan UNICEF, untuk mempercepat penanganan pascabencana banjir dan tanah longsor. (Ist)

​Ada dugaan bahwa pemerintah enggan menerima bantuan internasional karena kehadiran tenaga ahli asing—seperti ahli hidrologi atau analis bencana—berpotensi mengungkap borok tata kelola lingkungan di Sumatera.

​Deforestasi Masif: Kerusakan hutan di kawasan daerah aliran sungai (DAS) memperparah dampak banjir.

​Isu Konsesi: Adanya keterkaitan antara pemegang konsesi lahan dengan elit politik membuat isu penyebab banjir menjadi sangat sensitif untuk diaudit oleh pihak luar.

​Kesimpulan: Harga Sebuah Harga Diri ​Bagi pemerintahan baru, menolak bantuan adalah cara menunjukkan kendali dan martabat bangsa di mata dunia. Namun, bagi ratusan ribu pengungsi yang kehilangan rumah dan mata pencaharian, debat antara "kedaulatan" dan "kemanusiaan" ini menyisakan satu pertanyaan: Sampai kapan bantuan dalam negeri bisa menambal luka yang begitu dalam? []

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.