MENU
Jelang Nataru 2025-2026, Ketua DPW LMI Sumut Dorong Kepedulian Sosial...
WA FB
Regional

Jelang Nataru 2025-2026, Ketua DPW LMI Sumut Dorong Kepedulian Sosial dan Harmoni Antarumat

R Editor : Redaksi Sinata | 24 Dec 2025 | 15:05 WIB
Jelang Nataru 2025-2026, Ketua DPW LMI Sumut Dorong Kepedulian Sosial dan Harmoni Antarumat
Ketua DPW LMI Sumut Taufiq Ismail mengajak masyarakat menjaga persaudaraan, toleransi, dan kondusivitas jelang Natal serta Tahun Baru 2026 di tengah bencana banjir. (Ist)

Sinata.id - Menjelang perayaan Natal dan pergantian Tahun Baru 2026, Taufiq Ismail mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan dan stabilitas sosial di tengah situasi bencana banjir yang masih melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara.

Ketua Liga Muslim Indonesia wilayah Sumut itu menegaskan, momentum akhir tahun harus dihadapi dengan semangat kebersamaan.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menanggalkan sekat perbedaan dan bergandengan tangan membantu warga yang terdampak banjir melalui aksi nyata dan gotong royong.

Menurut Taufiq, solidaritas kemanusiaan tidak mengenal latar belakang.

Saat bencana datang, kepedulian bersama menjadi kunci untuk mempercepat pemulihan sekaligus menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

Ia juga menekankan pentingnya sikap saling menghormati antarumat beragama.

Toleransi, kata dia, merupakan fondasi utama agar kehidupan bermasyarakat tetap rukun, terlebih menjelang momen keagamaan dan perayaan besar di akhir tahun.

“Situasi aman dan kondusif adalah tanggung jawab bersama. Mari kita jaga ketertiban dan kedamaian, khususnya saat Natal dan Tahun Baru 2026,” ujarnya, Rabu (24/12/2025).

Taufiq berharap, suasana damai dan rasa persaudaraan terus terpelihara sehingga rangkaian perayaan akhir tahun dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kebersamaan di Sumatera Utara. [dfb]

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.