Tuduhan itu beredar di media sosial. Kalla keberatan dengan tuduhan tersebut kemudian melaporkan Rismon Sianipar ke polisi. Rismon diduga pihak yang melontarkan tuduhan.
Kalla melaporkan Rismon ke Bareskrim Polri sesuai laporan nomor STTL/135/V/2026/BARESKRIM pada Rabu (8/4/2026).
Kalla alias JK melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.
JK menegaskan tidak pernah terlibat dalam upaya pendanaan sebagaimana yang dituduhkan.
“Ya, saya melaporkan Saudara Rismon Sianipar atas perbuatannya yang saya anggap merugikan saya,” katanya.
Dia menegaskan, tudingan bahwa dirinya membiayai pihak tertentu untuk mempermasalahkan ijazah Jokowi tidak benar dan tidak berdasar.
“Masa saya bayar orang Rp 5 miliar untuk menyelidiki beliau. Itu tidak pantas dan tidak mungkin saya lakukan itu,” tandas JK.
JK menilai polemik ijazah Jokowi telah berlangsung terlalu lama dan menimbulkan dampak negatif bagi banyak pihak.
“Ya sebenarnya kasus ini kan sudah 2 tahun, 3 tahun. Meresahkan masyarakat, merugikan waktu, merugikan Pak Jokowi, merugikan semua,” jelas JK.
Dia menilai polemik tersebut telah menimbulkan kerugian materi dan memicu perpecahan di masyarakat.
Untuk menyudahi polemik ini, JK kemudian meminta Jokowi menunjukkan saja ijazahnya ke publik. Kristen Syahid Ketiga, JK dalam potongan video yang beredar di media sosial menyinggung soal mudahnya konflik tersulut karena faktor agama.
Dia menyebut, bagi Islam dan Kristen, mati atau menewaskan orang lain adalah syahid.
“Kristen juga begitu, kalau saya bunuh orang Islam saya syahid. Kalau saya mati pun saya syahid,” katanya, dalam bagian ceramahnya. Respons Berbagai Pihak Terkait usulan JK agar menaikkan harga BBM, Wapres Gibran Rakabuming Raka merespons dengan menyebut, bahwa hal itu tidak sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Gibran menghargai dan memberikan perhatian serius atas masukan dan usulan JK soal harga BBM naik.
"Namun mohon maaf hal tersebut tidak sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo yang secara jelas dan tegas telah memerintahkan jajarannya untuk menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi agar tetap terjangkau oleh masyarakat kecil," kata Gibran dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.