MENU
Kasih yang Tidak Berkesudahan: Salib Sebagai Wujud Penebusan
WA FB
Regional

Kasih yang Tidak Berkesudahan: Salib Sebagai Wujud Penebusan

R Editor : Redaksi Sinata | 20 Apr 2025 | 21:46 WIB
Kasih yang Tidak Berkesudahan: Salib Sebagai Wujud Penebusan
Selamat Paskah dari: St Ferry SP Sinamo, SH, MH, CPM, CPArb & Ny St. Ferry Hennawati Saragih, SP.

V. Relevansi dalam Kehidupan Saat Ini

Kita semua membutuhkan kasih yang menyembuhkan luka dan pengkhianatan dunia. Dalam dunia yang penuh ketidakadilan, kasih Kristus menjadi jawaban.

Salib menjadi titik balik hidup baru. Salib memampukan kita mengampuni, mengasihi, dan berharap.

Kasih Allah mengubahkan karakter kita. Kasih sejati mematahkan keegoisan dan membentuk kita menjadi serupa Kristus.

VI. Janji dan Upah Bagi yang Percaya

Kehidupan kekal (Yoh 3:16): Hadiah terbesar dari kasih Allah.

Damai sejahtera dan sukacita (Roma 5:1): Bukan hanya di surga, tetapi juga dalam hidup sehari-hari.

Status sebagai anak-anak Allah (Yoh 1:12): Kita menjadi ahli waris Kerajaan.

Mahkota kehidupan (Yak 1:12): Janji bagi yang setia sampai akhir.

Salib bukan hanya simbol penderitaan, tetapi juga bukti kasih Allah yang tak berkesudahan. Kristus tidak hanya mati, tetapi Ia bangkit dan hidup. Kasih-Nya mengajak kita untuk hidup dalam penyerahan total, mengasihi tanpa syarat, dan setia sampai akhir. Di tengah dunia yang penuh luka, salib tetap menjadi tanda harapan.

"Karena di balik salib ada kemenangan, dan di balik kasih ada kehidupan kekal." (*)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.