MENU
Kegagalan Menata Kota? Kelompok Cipayung Soroti Persoalan Infrastruktu...
WA FB
Regional

Kegagalan Menata Kota? Kelompok Cipayung Soroti Persoalan Infrastruktur di Pematangsiantar

B Editor : Brian Nicholson | 17 May 2026 | 19:54 WIB
Kegagalan Menata Kota? Kelompok Cipayung Soroti Persoalan Infrastruktur di Pematangsiantar
Ketua-ketua organisasi mahasiswa Kota Pematangsiantar, GMNI, GMKI, dan HMI, mendesak Walikota untuk segera merealisasikan janji politiknya dan menyelesaikan persoalan infrastruktur yang mengganjal kota. Dari kiri: Nicho Gurning (Ketua GMNI), Yova Purba (Ketua GMKI), Raja Lubis (Ketua HMI). (Foto: Istimewa)

"APBD harus dialokasikan efektif untuk stimulus ekonomi rakyat dan perbaikan fasilitas publik, bukan habis untuk belanja birokrasi atau program seremonial yang minim urgensi."

Di akhir pernyataannya, Kelompok Cipayung mendesak Walikota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, segera merealisasikan janji kepada masyarakat dan memaparkan transparansi anggaran serta rencana taktis pemulihan kota.

"Kami tidak butuh janji manis di media sosial. Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dan progresif terkait Pasar Horas, jalan rusak, dan TPA, maka Kelompok Cipayung akan menggalang kekuatan massa lebih besar untuk menuntut hak-hak masyarakat Siantar langsung ke balai kota." (SN14)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.