MENU
Low Tuck Kwong Menangkan Lelang Lukisan SBY Senilai Rp6,5 Miliar, Ini...
WA FB
Nasional

Low Tuck Kwong Menangkan Lelang Lukisan SBY Senilai Rp6,5 Miliar, Ini Profilnya

J Editor : Jansen Siahaan | 19 Feb 2026 | 20:43 WIB
Low Tuck Kwong Menangkan Lelang Lukisan SBY Senilai Rp6,5 Miliar, Ini Profilnya
Dato Low Tuck Kwong. (marisstellahighschoolalumninetwork)

Jakarta, Sinata.id – Nama Low Tuck Kwong kembali menjadi sorotan, kali ini bukan karena masuk daftar orang terkaya Indonesia versi Forbes, melainkan karena keberhasilannya memenangkan lelang lukisan karya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) senilai Rp6,5 miliar dalam perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Djakarta Theatre, Rabu (18/2/2026).

Lukisan bertajuk “Kuat dan Energik Laksana Kuda Api” awalnya dibuka dengan harga Rp200 juta. Penawaran pertama datang dari kader Partai Demokrat Syarief Hasan senilai Rp300 juta. Persaingan lelang meningkat pesat, melibatkan tokoh-tokoh ternama seperti Hermanto Tanoko, Deddy Corbuzier, hingga Dewi Kam.

Tawaran terakhir sebesar Rp6 miliar dari Hermanto Tanoko kalah oleh penawaran Low Tuck Kwong sebesar Rp6,5 miliar. Ketua BPOKK Partai Demokrat, Ossy Dermawan, memandu lelang.

“Rp6,5 miliar. Semua dana ini akan digunakan untuk bantuan kemanusiaan bagi masyarakat prasejahtera, utamanya kaum Tionghoa. Rp6,5 miliar dari Dato Low dari Bayan Resources. 3, 2, 1, kita tutup. Congratulations Dato Low," tuturnya.

Profil Low Tuck Kwong: Raja Batu Bara Indonesia

Low Tuck Kwong lahir pada 17 April 1948 di Singapura. Sejak muda, ia terpapar dunia bisnis melalui perusahaan konstruksi milik ayahnya, David Low Yi Ngo.

Pada 1992, ia berganti kewarganegaraan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Kekayaannya bertambah setelah membeli tambang batu bara pertamanya pada 1997 melalui PT Gunungbayan Pratamacoal, yang kini dikenal sebagai Bayan Resources, perusahaan inovatif di industri pertambangan batu bara Indonesia.

Low Tuck Kwong juga termasuk dalam daftar orang terkaya Indonesia versi Forbes Real Time Billionaires, menempati posisi kedua pada akhir 2025.

Keterlibatan dalam Kegiatan Sosial Selain sukses di bisnis, Low Tuck Kwong dikenal peduli terhadap lingkungan. Ia mendonasikan dana untuk pembangunan Kebun Binatang Gunung Bayan, tempat penampungan hewan liar yang terancam punah akibat aktivitas pertambangan.

Pada 2008, Bayan Resources melantai di Bursa Efek Indonesia dengan kode BYAN, memiliki berbagai infrastruktur, termasuk Terminal Batubara Balikpapan, Dermaga Perkasa dan Wahana, serta dua Floating Transfer Barges (KFT). Selain itu, Low juga memiliki kepentingan di Metis Energy (Singapura), The Farrer Park Company, Samindo Resources, dan Voksel Electric.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.