MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
Siaga Darurat Karhutla, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jambi
WA FB
Nasional

Siaga Darurat Karhutla, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jambi

T Editor : Tigor Munthe | 07 Jun 2026 | 16:25 WIB
Siaga Darurat Karhutla, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jambi
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Jambi. (Foto: BNPB)

JAKARTA, Sinata.id  – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Jambi sebagai langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah mulai berkurangnya curah hujan seiring masuknya musim kemarau.

Langkah tersebut dilakukan setelah Pemerintah Provinsi Jambi menetapkan status siaga darurat karhutla yang berlaku sejak 27 April 2026 hingga 30 November 2026.

Menyikapi potensi meningkatnya risiko kebakaran, Gubernur Jambi mengajukan permohonan dukungan OMC kepada BNPB.

Operasi modifikasi cuaca dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai 5 hingga 12 Juni 2026.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan potensi hujan di wilayah rawan kebakaran sekaligus menjaga kelembapan lahan, terutama kawasan gambut.

Kegiatan OMC yang melibatkan BNPB, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta TNI Angkatan Udara dipusatkan di Bandara Sultan Thaha, Jambi.

Pesawat dan bahan baku berupa garam untuk penyemaian awan telah tiba di Jambi pada Jumat (5/6/2026).

Pada hari pertama operasi, tim melaksanakan satu sorti penerbangan dengan menyemai satu ton garam pada awan yang berpotensi berkembang menjadi awan hujan.

Penyemaian dilakukan di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, dan Muaro Jambi. Setelah operasi berlangsung, hujan dilaporkan turun di sejumlah wilayah, khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Muaro Jambi.

Operasi berlanjut pada Sabtu (6/6/2026) dengan satu sorti penerbangan tambahan.

Kali ini penyemaian difokuskan di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan kembali menghasilkan hujan di kawasan tersebut.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto sebelumnya menegaskan bahwa dukungan OMC merupakan bagian dari strategi nasional penanganan karhutla di enam provinsi prioritas, termasuk Jambi.

Menurut Suharyanto, operasi modifikasi cuaca menjadi bagian penting dari upaya pencegahan yang berjalan berdampingan dengan operasi pemadaman di lapangan.

"Langkah-langkah yang dilakukan untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan merupakan kombinasi antara pencegahan dan pemadaman," katanya dikutip Minggu (7/6/2026).

Disebutnya, sebelum api meluas, perlu dilaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca.

Untuk membasahi gambut sehingga sulit terbakar dan apabila sudah terjadi kebakaran lebih mudah dipadamkan.

BNPB menegaskan dukungan operasi udara, termasuk OMC, akan diberikan kepada daerah prioritas yang mengajukan permohonan resmi.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.