MENU
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMAN 1 Matauli dan Pemko Gunungsitoli Teke...
WA FB
Regional

Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMAN 1 Matauli dan Pemko Gunungsitoli Teken MoU

G Editor : Gunawan Purba | 08 May 2026 | 20:00 WIB
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMAN 1 Matauli dan Pemko Gunungsitoli Teken MoU
Penandatanganan MoU

Tapanuli Tengah - Pihak Yayasan Maju Tapian Nauli (Matauli) SMAN 1 Matauli Pandan dan Pemerintah Kota (Pemko) Gunungsitoli tandatangani (teken) nota kesepahaman (MoU) peningkatan mutu pendidikan.

Penandatanganan MoU dilalukan di SMA Matauli Pandan, Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, Kamis (7/5/2026).

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Maju Tapian Nauli (Matauli), Fitri Krisnawati Tanjung mengajak para siswa untuk mempersiapkan diri sejak dini dengan disiplin dan memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak.

"Dengan kecanggihan teknologi saat ini, manfaatkanlah untuk menambah pengetahuan dan kemampuan kalian. Tapi ingat, jangan sampai teknologi seperti ChatGPT terlihat pintar, sementara kalian sendiri tidak belajar apa-apa," kata Fitri.

Menurutnya, penggunaan ChatGPT dalam proses belajar diperbolehkan selama dimanfaatkan untuk hal-hal positif, seperti membuat soal latihan, berlatih menjawab pertanyaan, maupun menganalisis kesalahan dalam belajar.

"Buatlah pilihan yang baik. Kalau kalian belum tahu bagaimana menentukan pilihan untuk mencapai cita-cita, mintalah bantuan kepada orang tua, guru, atau orang-orang yang bisa membimbing kalian," tambahnya.

Fitri juga mengingatkan pentingnya rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai para pelajar dari Kepulauan Nias memiliki kesempatan yang lebih besar dibandingkan banyak anak lainnya.

"Pesan ibu, jangan pernah melupakan Nias. Kalian harus kembali memikirkan bagaimana membangun dan memajukan daerah kalian sendiri. Jangan nanti setelah menjadi insinyur dan bekerja nyaman di Jepang atau di kota besar, malah melupakan kampung halaman," ujarnya di hadapan para pelajar asal Gunungsitoli.

Sementara itu, mewakili Wali Kota Gunungsitoli, Kepala Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli, Arhamdus Juski Hia mengatakan, program kerja sama tersebut saat ini belum berjalan sepenuhnya karena baru dimulai pada pertengahan tahun ini. Namun, ia berharap ke depan program tersebut dapat berjalan lebih optimal.

"Sebenarnya dalam empat tahun terakhir kami sudah mulai menjalin kerja sama dan saat ini prosesnya masih berlangsung bersama SSC. Untuk Kota Gunungsitoli sendiri, kerja sama ini nantinya ditujukan bagi siswa kelas XII," katanya.

Arhamdus menjelaskan, apabila program tersebut berjalan baik, maka tidak menutup kemungkinan cakupan kerja sama akan diperluas, tentunya dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.