Menurut Andy, kebijakan WFH tidak hanya berpotensi menghemat energi, tetapi juga meningkatkan fleksibilitas kerja, mendorong digitalisasi, serta mengurangi kemacetan dan polusi udara.
Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah menetapkan kebijakan WFH bagi ASN di instansi pusat dan daerah setiap hari Jumat.
Kebijakan ini diterapkan sebagai bagian dari respons terhadap dampak konflik global, termasuk ketegangan di kawasan Timur Tengah yang berpengaruh pada sektor energi. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.