MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
Dua Hari Menghilang, IRT di Simalungun Ditemukan Meninggal dalam Kondi...
WA FB
Hukum & Peristiwa

Dua Hari Menghilang, IRT di Simalungun Ditemukan Meninggal dalam Kondisi Membusuk

J Editor : Jansen Siahaan | 15 May 2026 | 15:35 WIB
Dua Hari Menghilang, IRT di Simalungun Ditemukan Meninggal dalam Kondisi Membusuk
Sarpina Sinaga saat ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun. (polressimalungun)

Simalungun, Sinata.id – Suasana tenang di Huta IV Marihat Lela, Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, mendadak berubah mencekam setelah seorang ibu rumah tangga ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dalam kondisi tubuh mulai membusuk, Kamis (14/5/2026) malam.

Korban diketahui bernama Sarpina Sinaga (44). Ia ditemukan tidak bernyawa dalam posisi duduk di kursi plastik di ruang tamu rumahnya.

Penemuan tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang sejak dua hari terakhir merasa heran karena korban tidak pernah terlihat keluar rumah.

Kecurigaan pertama muncul dari tetangga sekaligus sahabat dekat korban, Asniroya Saragih (55). Ia mengaku merasa ada yang tidak biasa lantaran korban tidak lagi datang berkunjung ke rumahnya seperti biasanya.

“Biasanya setiap malam dia datang ke rumah saya sekitar pukul 19.00 WIB sampai malam. Kalau tidak datang, pasti bilang dulu. Karena dua hari tidak kelihatan, saya mulai khawatir,” ujarnya.

Karena khawatir, Asniroya meminta suaminya, Maruli Purba (60), untuk mengecek kondisi rumah korban yang berjarak sekitar 100 meter dari kediaman mereka.

Saat tiba di lokasi, Maruli melihat lampu rumah dan teras masih menyala. Namun ketika memanggil nama korban berulang kali, tidak ada jawaban dari dalam rumah.

Merasa ada kejanggalan, ia kemudian mengintip melalui kaca jendela depan rumah dan melihat korban dalam posisi duduk diam di ruang tamu.

“Saya lihat dia duduk, tapi tidak bergerak sama sekali. Saya langsung memanggil warga,” ungkap Maruli.

Warga yang datang ke lokasi mendapati seluruh pintu rumah terkunci dari dalam. Salah seorang warga kemudian masuk melalui celah pintu samping dan membuka pintu utama rumah.

Warga terkejut saat menemukan tubuh korban sudah mengeluarkan aroma menyengat dan mulai mengalami pembusukan. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada perangkat nagori dan diteruskan ke Polsek Gunung Malela.

Tidak lama kemudian, personel Polsek Gunung Malela bersama Tim INAFIS Polres Simalungun turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengatakan pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.