Namun video potongan lomba yang beredar membuat publik terus memperdebatkan keputusan tersebut.
LHKPN
Berdasarkan laporan LHKPN periode 2025 yang dilaporkan pada Maret 2026, Dyastasita Widya Budi memiliki total kekayaan sekitar Rp581 juta setelah dikurangi utang.
2.Indri Wahyuni
Indri Wahyuni juga menjadi salah satu juri dalam ajang LCC 4 Pilar MPR RI tingkat Kalbar.
Berdasarkan tayangan acara dan sejumlah laporan media, Indri Wahyuni turut berada di meja dewan juri saat kontroversi penilaian terjadi.
Namanya ikut disorot publik karena dinilai kurang responsif terhadap keberatan peserta saat perlombaan berlangsung.
Di media sosial, sejumlah warganet meminta evaluasi terhadap proses penjurian agar lebih objektif dan transparan.
Polemik LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar sendiri viral setelah video perdebatan antara peserta dan dewan juri beredar luas di media sosial.
Kasus tersebut bahkan memicu desakan evaluasi terhadap sistem penjurian lomba dari berbagai pihak.
Profil Singkat
Nama lengkap: Indri Wahyuni, S.IP., M.A.
Jabatan: Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI
Instansi: MPR RI
Bidang tugas: Sosialisasi dan pemasyarakatan 4 Pilar Kebangsaan
Pendidikan: Sarjana Ilmu Pemerintahan (S.IP.)
Magister Administrasi Publik (M.A.)
Indri Wahyuni diketahui aktif dalam berbagai program pemasyarakatan 4 Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Sebagai Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi, ia terlibat dalam kegiatan edukasi kebangsaan, seminar, hingga pelaksanaan LCC 4 Pilar MPR RI di berbagai daerah.
Beberapa laporan juga menyebut sebelumnya ia pernah bertugas di Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi Setjen MPR RI.
Nama Indri Wahyuni ramai diperbincangkan setelah video final LCC 4 Pilar Kalbar viral di media sosial.
Dalam video tersebut, peserta dari SMAN 1 Pontianak memprotes keputusan juri terkait jawaban tentang mekanisme pemilihan anggota BPK.
Indri Wahyuni kemudian menjelaskan bahwa penilaian juri mempertimbangkan kejelasan artikulasi jawaban peserta.
“Artikulasi itu penting. Dewan juri menilai berdasarkan apa yang terdengar jelas,” ujar Indri dalam potongan video yang viral.
Pernyataan itu memicu kritik luas dari warganet yang menilai keputusan dewan juri tidak konsisten.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.